Kamis, 06 Oktober 2011

VB DASAR

Tip & Trik Visual Basic 6.0 1
Visual Basic Dasar
By ; Gapra. Email ga_pra_27@yahoo.c0.id
Bagian pertama ini akan menguraikan hal-hal yang sifatnya esensial
dalam pemrograman Visual Basic. Meskipun dikatakan esensial, namun kita
tidak boleh menyepelekan begitu saja. Pada kenyataannya, teknik-teknik
dasar yang mungkin dianggap sepele seringkali mampu menyelesaikan
berbagai persoalan pelik. Oleh karena itu, untuk memudahkan pembuatan
program tingkat lanjut, akan lebih baik jika kita sudah memiliki bekal dasar.
1. Teknik Dasar Visual Basic
Jika kita membahas teknik dasar Visual Basic, sebenarnya tidak cukup
hanya dengan satu bab, apalagi satu subbab. Namun, di sini akan dibatasi
agar uraiannya tidak terlalu umum ataupun khusus. Artinya, bagian ini
mencoba menguraikan hal-hal ringan yang dianggap penting dan sering
diperlukan.
 Awalan Penamaan Variabel
Konsistensi sering dikaitkan dengan penulisan kode program yang
standar. Ini tentu cukup beralasan karena penulisan kode yang konsisten
menjadikan kode program lebih mudah dibaca dan dipahami. Sebagai contoh,
dalam penamaan variabel, sangat dianjurkan agar Anda mengacu pada
standar yang telah ditetapkan.
Contohnya seperti berikut:
' Jika hanya ada satu variabel String di satu
' ruang lingkup
Dim str As String
Tip & Trik Visual Basic 6.0 2
' Jika terdapat lebih dari satu
Dim strNama As String
Dim strAlamat As String
Daftar standar penamaan selengkapnya untuk variabel yang
merepresentasikan suatu tipe data, kontrol-kontrol built-in dan ActiveX,
serta objek-objek ADO bisa Anda lihat di lampiran.
 Hindari Tipe Variant
Tipe data Variant secara otomatis akan ditetapkan pada suatu variabel
manakala Anda tidak menetapkan tipe datanya secara eksplisit.
' Variabel intX bertipe Variant
Dim intX, intY As Integer
' intA dan intB bertipe Integer
Dim intA As Integer, intB As Integer
Alasan utama untuk menghindari tipe data Variant adalah karena
eksekusinya yang cenderung lebih lambat dan mengonsumsi memori lebih
besar.
 Ruang Lingkup Variabel
Apabila variabel-variabel Anda hanya diperlukan oleh sebuah method
(prosedur/fungsi), sebaiknya deklarasikan di level lokal. Teknik ini terkait
erat dengan performa aplikasi, di mana variabel lokal akan lebih cepat
dieksekusi dibanding variabel global.
 Konkatenasi dan Multiline
Pada saat Anda ingin menghubungkan string, gunakan operator
konkatenasi (&). Adapun jika konkatenasi melibatkan baris baru, sebaiknya
manfaatkan karakter garis bawah (underscore).
' Hello Indonesia adalah satu bagian
strData = "Hello " & _
"Indonesia"
' strA dan strB adalah dua bagian
Tip & Trik Visual Basic 6.0 3
Dim strA As String, _
strB As String
 Definisi Tipe Data
Anda pasti pernah menemui kode program Visual Basic yang
mendefinisikan suatu tipe data menggunakan akhiran karakter tertentu,
seperti $, %, dan sebagainya. Pendekatan yang juga disebut definisi tipe
data secara implisit ini umumnya dilakukan untuk mempercepat eksekusi
kode. Berikut ini simbol (karakter) yang dapat digunakan sebagai akhiran
nama variabel untuk merepresentasikan tipe data.
Akhiran Tipe Data Contoh
% Integer IntUsia%
& Long Ing&
! Single Sng!
# Double Dbl#
@ Currency Cur@
$ String str$
Perlu diperhatikan, bagian ini tidak bermaksud menyarankan Anda untuk
menggunakan pendekatan di atas, namun sekadar memperlihatkan bagaimana
implementasi definisi secara implisit. Bagaimanapun juga, pendekatan
seperti ini seringkali membingungkan, terutama bagi yang belum memahami
makna karakter terkait.
 Verifikasi Tipe Data
Pada saat akan melakukan operasi terhadap suatu variabel, terkadang
kita ingin memeriksa tipe datanya terlebih dahulu. Untuk memudahkan
verifikasi ini, kita bisa memanfaatkan method-method yang tersedia.
Tip & Trik Visual Basic 6.0 4
Method Keterangan (Nilai Kembalian)
IsArray() True jika variabel adalah suatu
array
IsDate() True jika ekspresi dapat
dikonversi ke format tanggal
IsEmpty() True jika variabel belum
diinisialisasi
IsError() True jika ekspresi merupakan
nilai error
IsMissing() True jika argumen opsional belum
dilewatkan
IsNull() True jika ekspresi null
IsNumeric() True jika ekspresi dapat
dievaluasi sebagai bilangan
IsObject() True jika identifier
merepresentasikan
variabel objek
 Pernyataan Kondisional
Dalam melakukan analisis dua kasus, Anda bisa meringkas penulisan kode
program dengan memanfaatkan method IIf.
Dim bStatus As Boolean
Dim intResult As Integer
' Pendekatan If (standar)
If bStatus Then
intResult = 1
Else
intResult = 0
End If
Tip & Trik Visual Basic 6.0 5
Print intResult
' Pendekatan IIf
intResult = IIf(bStatus, 1, 0)
Print intResult
Namun perlu diperhatikan, eksekusi method IIf cenderung lebih lambat
dibanding pernyataan kondisional If.
 Keyword Step
Disamping menyederhanakan penulisan kode program pengulangan,
keyword Step juga mampu mempercepat eksekusi kode. Sebagai contoh,
kedua program berikut akan menghasilkan keluaran sama.
Dim i As Integer
' Mencetak bilangan ganjil 1-10
For i = 0 To 9
i = i + 1
Print i
Next i
' Menggunakan pendekatan Step
For i = 1 To 10 Step 2
Print i
Next i
 Keyword Optional
Apabila Anda ingin mendeklarasikan suatu argumen yang sifatnya opsional
(tidak wajib), gunakan keyword Optional.
' Deklarasi argumen lng sebagai opsi
Private Sub Test(str As String, _
Optional lng As Long = 1)
' ...
End Sub
Walaupun Anda diperkenankan untuk tidak menetapkan nilai default dari
suatu argumen opsional, namun sebaiknya Anda menetapkannya. Langkah ini
Tip & Trik Visual Basic 6.0 6
bertujuan untuk memudahkan penulisan tubuh method dan meningkatkan
kompatibilitas terhadap versi Visual Basic yang baru (VB.NET).
 Array Argumen
Kasus lain yang mungkin ditemui saat mendeklarasikan method adalah
kemampuan untuk menerima sejumlah argumen. Kasus semacam ini bisa Anda
selesaikan dengan memanfaatkan keyword ParamArray.
Private Function Sum(ParamArray args() _
As Variant) As Double
Dim i As Integer
' array argumen adalah array berbasis 0
For i = 0 To UBound(args)
Sum = Sum + args(i)
Next i
End Function
' Ekspresi berikut valid semua
Debug.Print Sum(2, 3)
Debug.Print Sum(2, 3, 4, 5)
Perlu diingat, ParamArray harus dideklarasikan sebagai array Variant, tidak
boleh dengan tipe data lainnya. Selain itu, suatu method hanya boleh
memiliki sebuah array argumen, dan harus berada di bagian paling akhir.
Aturan terakhir, Anda tidak boleh meletakkan argumen opsional di depan
array argumen.
2. Operasi String
Sudah bukan rahasia lagi, frekuensi penggunaan tipe data String sangat
tinggi sekali. Ini tentu tidak lepas dari sifat dasarnya yang ìsederhanaî dan
memiliki sejumlah operasi yang sangat bermanfaat. Oleh karena itu, tidak
ada salahnya jika kita mengenal operasi-operasi string lebih lanjut.
Tip & Trik Visual Basic 6.0 7
 Mencetak Spasi/Karakter
Bagaimana mencetak 10 karakter kosong dengan cepat? Jika Anda sudah
mengenal method Space, tentu tidak akan kesulitan melakukannya.
' Mencetak 10 spasi antara a dan b
Print "a" & Space$(10) & "b"
Sebagai alternatif, Anda juga bisa memanfaatkan method String untuk
tujuan serupa. Selain itu, method ini lebih luas fungsionalitasnya.
' Mencetak 10 spasi antara a dan b
Print "a" & String$(10, " ") & "b"
' Sama, 32 adalah kode ASCII spasi
Print "a" & String$(10, 32) & "b"
' Mencetak karakter * sebanyak 10
Print String$(10, "*")
 Mencari Substring
Mencari bagian-bagian string merupakan operasi sederhana yang
implementasinya terkadang tidak sesederhana bayangan kita. Berikut tip-tip
ringan untuk menemukan substring di suatu string.
strText = "abcdefg"
Print Left$(strText, 3) ' Output: abc
Print Right$(strText, 2) ' Output: fg
' Mengambil 4 karakter, dimulai dari karakter ke 3
Print Mid$(strText, 3, 4) ' Output: cdef
Anda juga bisa memanfaatkan method Mid untuk memodifikasi karakter di
dalam string.
' Replace strText mulai karakter ke 3
Mid$(strText, 3) = "123"
Print strText
' Output: ab123fg
 Pemformatan String
Pemformatan string seringkali diperlukan guna mendapatkan format nilai
Tip & Trik Visual Basic 6.0 8
yang sesuai. Bergantung pada kebutuhan, ada beberapa pendekatan yang
bisa kita lakukan.
Dim str As String
str = "nadin savitri"
' Format huruf besar dan kecil
Print UCase$(str)
Print LCase$(str)
' Konversi ke huruf semestinya
Print StrConv(str, vbProperCase)
' Output: Nadin Savitri
Selain mengatur format huruf, Anda juga bisa menetapkan format angka.
Dim sng As Single: sng = 2.246
' Pembulatan dan pemformatan
Print Format$(sng, "0.00") ' Output: 2,25
Print FormatNumber$(sng, 2) ' Output: 2,25
' Pembulatan dan Format currency
Print FormatCurrency$(sng, 2) ' Output: Rp2,25
3. Konversi
Dalam pembuatan aplikasi perangkat lunak, seringkali kita perlu
melakukan konversi, baik itu konversi tipe data maupun konversi nilai. Untuk
beberapa tujuan, operasi ini dapat kita lakukan dengan mudah melalui
method-method built-in yang disediakan oleh class Conversion.
Tabel berikut ini memperlihatkan keyword dan method untuk konversi
berdasarkan kegunaannya.
Aksi Konversi Keyword/Method
Nilai ANSI ke string Chr, ChrW
String ke huruf kecil/besar Format, LCase, UCase
Tip & Trik Visual Basic 6.0 9
Angka ke string Format, Str
Satu tipe data ke tipe data lain CBool, CByte, CDate, CDbl, CDec,
CInt, CLng, CSng, CShort, CStr,
CVar, Fix, Int, Hex, Oct
Tipe Date ke tanggal, bulan, atau
tahun
Day, Month, Year
Tipe Time ke jam, menit, atau
detik
Hour, Minute, Second
String ke nilai ASCII Asc, AscW
String ke angka Val
Sebagai contoh, untuk mengkonversi nilai string ke angka, gunakan method
Val. Sebaliknya, manfaatkan method Str untuk mengembalikan representasi
string dari angka.
Print Val("12A") ' Output: 12
Print Str$("12") ' Output: 12
Apabila Anda ingin mendapatkan nilai ANSI dari suatu kode karakter,
gunakan method Chr atau ChrW. Adapun jika ingin mendapatkan nilai ASCII,
manfaatkan method Asc atau AscW.
Print ChrW$(65) ' Output: A
Print AscW("A") ' Output: 65
Begitu pula halnya ketika Anda ingin mendapatkan nilai heksadesimal dari
tipe data desimal atau sebaliknya, gunakan method Hex dan Val.
' Konversi Hexadecimal ke Decimal
Me.txtDec.Text = Val("&H" & Me.txtHex.Text)
' Konversi Decimal ke Hexadecimal
Me.txtHex.Text = Hex$(Me.txtDec.Text)
Tip & Trik Visual Basic 6.0 10
4. Validasi String dan Angka
Pada prinsipnya, string mampu menampung berbagai jenis karakter
sehingga fleksibel dalam penggunaannya. Namun dibalik itu, diperlukan
pekerjaan ekstra guna memperoleh data seperti yang diharapkan. Sebagai
contoh, bagaimana memastikan bahwa user hanya mengisi huruf, angka, atau
kombinasi keduanya? Sebagai tindakan lanjut, diperlukan langkah efektif,
yaitu validasi data. Dalam implementasinya, validasi data bisa kita lakukan
melalui berbagai pendekatan.
 Validasi Input Huruf
Untuk memastikan bahwa string masukan yang diberikan oleh user sudah
valid, kita bisa memanfaatkan operator Like. Operator ini berfungsi
mengevaluasi string yang diberikan dan memeriksa apakah sama dengan pola
yang telah dispesifikasikan atau tidak.
Private Function IsHuruf(ByVal str As _
String) As Boolean
Dim strChar As String
Dim iLen As Integer, iCount As Integer
iLen = Len(str)
If iLen > 0 Then
' Loop sampai panjang string
For iCount = 1 To iLen
' Ambil karakter satu per satu
strChar = Mid$(str, iCount, 1)
' Jika tidak sesuai pola, berarti False
If Not strChar Like "[A-Za-z]" Then _
Exit Function
' Jika ingin menyertakan spasi,
' tambahkan di pola, misal [A-Z a-z]
Next iCount
IsHuruf = True
Tip & Trik Visual Basic 6.0 11
End If
End Function
 Validasi Input Angka
Dalam kasus ini, sebenarnya Anda bisa memanfaatkan method built-in,
yaitu IsNumeric. Namun perlu diperhatikan, IsNumeric juga akan
mengembalikan nilai true jika suatu ekspresi masih merepresentasikan
angka, misalnya -1, +1, atau 1.1.
Apabila Anda hanya ingin menerima masukan angka (bilangan bulat),
IsNumeric tentu kurang tepat digunakan. Sebagai solusinya, Anda bisa
menggunakan pendekatan operator Like, seperti kasus sebelumnya. Adapun
pola untuk angka adalah [0-9], contohnya seperti berikut:
Private Function IsAngka(ByVal str As _
String) As Boolean
Dim strChar As String
Dim iLen As Integer, iCount As Integer
iLen = Len(str)
If iLen > 0 Then
For iCount = 1 To iLen
strChar = Mid$(str, iCount, 1)
If Not strChar Like "[0-9]" Then _
Exit Function
Next iCount
IsAngka = True
End If
End Function
 Kombinasi Huruf dan Angka
Mengacu pada dua contoh validasi sebelumnya, tentu sangat mudah bagi
Anda untuk mendapatkan nilai berupa kombinasi huruf dan angka. Lebih
jelasnya, Anda tinggal menetapkan pola huruf dan angka, yaitu [0-9A-Za-z].
Tip & Trik Visual Basic 6.0 12
5. Operasi Array
Array merupakan tipe data agregat yang mampu menampung sejumlah
variabel. Karakteristiknya yang fleksibel sangat membantu kita dalam
mengelola koleksi item (elemen). Terkait hal ini, ada banyak operasi penting
yang lazimnya dilakukan terhadap koleksi item di dalam array.
 Split dan Join
Disamping mengisi elemen array satu per satu (berbasis index), Anda
bisa memecah bagian-bagian string kemudian memasukkannya ke dalam
array. Untuk melakukan hal ini, manfaatkan fungsionalitas method Split.
Adapun sebaliknya, untuk menggabung elemen array gunakan method Join.
Dim str As String
str = "Satu Dua Tiga"
Dim strArr() As String
' Memisah string, assign ke array
strArr = Split(str)
' Gabung elemen array, delimeter = spasi
Print Join$(strArr, " ")
 Iterasi Elemen
Iterasi merupakan salah satu operasi dasar yang sering dilakukan untuk
mendapatkan elemen-elemen array. Walaupun Anda dapat menggunakan
pendekatan For...Next, namun akan lebih praktis jika memanfaatkan
pernyataan For Each...Next.
Dim i As Integer
Dim intMax As Integer
' Mendapatkan index maksimum
intMax = UBound(strArr)
For i = 0 To intMax
Print strArr(i)
Tip & Trik Visual Basic 6.0 13
Next i
Dim vnt As Variant
For Each vnt In strArr
Print vnt
Next vnt
 Pencarian Elemen
Pada saat Anda ingin mencari suatu elemen di dalam array, Anda bisa
menggunakan method Filter. Method ini sebenarnya berfungsi menyaring
elemen, namun juga sangat
memungkinkan untuk digunakan dalam mencari elemen.
Dim strRes() As String
' Penyaringan case-insensitive
strRes = Filter(strArr, "dua", True, _
vbTextCompare)
Dim vnt As Variant
' Ekstrak elemen yang sesuai penyaringan
For Each vnt In strRes
Print vnt
Next vnt
6. Date dan Time
Operasi tanggal dan waktu tidak hanya sebatas mendapatkan tanggal
dan waktu saat ini (current date/time). Anda mungkin juga perlu melakukan
operasi-operasi lanjut, seperti mengembalikan tanggal/waktu, kalkulasi
tanggal/waktu, dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya, berikut tip dalam
menyelesaikan operasi-operasi seputar tanggal dan waktu.
 Mendapatkan Tanggal dan Waktu
Untuk mendapatkan informasi mengenai tanggal dan waktu saat ini,
lazimnya kita menggunakan method Now. Sebagai alternatif, Anda bisa
Tip & Trik Visual Basic 6.0 14
memanfaatkan properti Date dan Time untuk mendapatkan tanggal dan
waktu.
' Mendapatkan current date dan time
Print Now ' Tanggal dan waktu
Print Date ' Tanggal
Print Time ' Waktu
 Pembentukan dan Ekstraksi
Apabila Anda tidak ingin mendapatkan tanggal yang lengkap dari
pendekatan sebelumnya, Anda bisa membentuk sendiri komponen-komponen
tanggal/waktu.
' Mendapatkan bagian (DateTime) tertentu
Print Day(Now) & "-" & Month(Now) & "-" & _
Year(Now)
Print Hour(Now) & ":" & Minute(Now)
Seperti halnya ketika membentuk komponen-komponen tanggal/waktu, ada
beberapa pendekatan untuk mengekstrak tanggal dan waktu.
' Mendapatkan bagian (DateTime) tertentu
Print Day(Now) & "-" & Month(Now) & "-" & _
Year(Now)
Print Hour(Now) & ":" & Minute(Now)
Print DatePart("d", Now) ' d= Day
Print DatePart("m", Now) ' m= Month
Print DatePart("yyyy", Now) ' yyyy= Year
 Kalkulasi Tanggal dan Waktu
Bergantung pada kebutuhan Anda, ada beberapa pendekatan untuk
mengalkulasi tanggal dan waktu. Sebagai contoh, untuk menambah atau
mengurangi tanggal/waktu, gunakan method DateAdd.
' 3 hari kemudian dan yang lalu
Tip & Trik Visual Basic 6.0 15
Print DateAdd("d", 3, Now)
Print DateAdd("d", -3, Now)
' Untuk bulan=m, tahun=yyyy
' 3 jam kemudian
Print DateAdd("h", 3, Now)
' Untuk menit= n, detik= s
Jika Anda ingin mendapatkan informasi mengenai selisih tanggal/waktu,
gunakan method DateDiff.
' Jumlah hari sejak 20 September 2006
Print DateDiff("d", #9/20/2006#, Now)
 Pemformatan Tanggal dan Waktu
Jika diperlukan, informasi tanggal/waktu yang telah Anda dapatkan bisa
diformat sesuai dengan kebutuhan. Hal ini diwujudkan dengan memanfaatkan
method Format. Print Format(Now, "dddd, dd mmm yyyy")
' Output: (misal) Sabtu, 29 September 2006
Print Format(Now, "hh:mm:ss")
' Output: 21:30:48
7. Timer dan Alternatifnya
Banyak contoh kasus yang memerlukan keberadaan komponen Timer
untuk mendapatkan nilai interval waktu. Disamping mampu menghasilkan nilai
yang akurat, komponen ini juga mudah sekali digunakan. Sekadar contoh
sederhana, jika Anda ingin melakukan suatu operasi dalam rentang waktu
lima detik setelah kode program berjalan, tentu Timer menjadi pilihan guna
mewujudkannya. Contoh kode programnya seperti berikut:
Private intBatas As Integer
Private Sub Command1_Click()
' Misal batas waktu = 5 detik
Tip & Trik Visual Basic 6.0 16
intBatas = 5
' Interval = 1000 milidetik (1 detik)
Me.tmr.Interval = 1000
Me.tmr.Enabled = True
End Sub
Private Sub tmr_Timer()
' Decrement batas waktu
intBatas = intBatas - 1
If intBatas <= 0 Then
Me.tmr.Enabled = False
' Unload form
Unload Me
Else
' Menampilkan hitungan mundur
Me.Caption = "TimeOut: " & intBatas
End If
End Sub
Sebagai alternatif, untuk tujuan yang sama, Anda bisa memanfaatkan
pendekatan method DateAdd dan pengulangan. Tekniknya, spesifikasikan
batas waktu, kemudian lakukan pengulangan hingga waktu saat ini (current
time) melewati batas waktu.
Private Sub Command2_Click()
intBatas = 5
Dim intTOut As Integer
Dim dtm As Date
dtm = DateAdd("s", intBatas, Now)
' Loop sampai batas terlewati
Do Until Now >= dtm
DoEvents
intTOut = Second(dtm) - Second(Now)
' Hitungan mundur
Me.Caption = "TimeOut: " & intTOut
Tip & Trik Visual Basic 6.0 17
Loop
' Unload form
Unload Me
End Sub
Alternatif lain yang bisa Anda gunakan adalah melalui pendekatan method
Timer. Method read-only ini akan mengembalikan nilai (detik) Single yang
telah lewat sejak waktu tengah malam.
8. Mengirim Keystroke
Dalam beberapa kasus spesifik, Anda mungkin ingin mengirim
keystroke ke aplikasi. Sebagai contoh, secara otomatis memindahkan fokus
ke kontrol lain ketika batas pengisian TextBox sudah maksimal, mengubah
perilaku key, dan sebagainya.
Untuk mendukung operasi-operasi di atas, manfaatkan method
SendKeys. Method ini berfungsi mengirim keystroke ke window yang saat
itu sedang mendapatkan fokus.
Private Sub Form_Load()
' Misal max panjang karakter =5
Me.txt1.MaxLength = 5
End Sub
Private Sub txt1_Change()
' Jika panjang karakter sudah terpenuhi
If Len(Me.txt1.Text) = Me.txt1.MaxLength Then
' Memindahkan fokus ke kontrol berikutnya
SendKeys ("{TAB}")
End If
End Sub
Kunci utama dalam pengiriman keystroke adalah argumen dari method
SendKeys, yakni kode key (tombol). Secara keseluruhan, kode key mengacu
Tip & Trik Visual Basic 6.0 18
pada label yang ada di keyboard, kecuali untuk key spesifik. Di mana kode
untuk key Shift adalah +, Ctrl adalah ^, dan Alt adalah %. Jadi, ketika
Anda ingin mengirim kombinasi key Alt+F4 (menutup window), gunakan key
ì%{F4}î.
' Mengaktifkan window notepad
' window sudah harus terbuka
Call AppActivate("Untitled - Notepad")
' Menutup window notepad
SendKeys ("%{F4}")
9. Argumen Command Line
Jika Anda menghendaki, aplikasi Visual Basic yang Anda buat dapat
memiliki kemampuan untuk menerima argumen dari command line. Seperti
halnya program-program berbasis teks, Anda tinggal mendefinisikan
argumen di command line setelah nama file executable program. Kunci utama
aplikasi semacam ini adalah bagaimana mendapatkan informasi argumen, dan
ini kita lakukan dengan memanfaatkan method Command. Setelah argumen
berhasil didapatkan, Anda bisa menggunakannya untuk mengatur perilaku
aplikasi atau untuk keperluan lainnya.
Private Sub Form_Load()
Dim strCmd As String
' Mendapatkan argumen dari command line
strCmd = Command$()
If InStrB(strCmd, "-status MAX") > 0 Then
' Jika argumen didapatkan,
' Misalkan men-set status window
Me.WindowState = 2
Me.Caption = "Argumen: " & strCmd
Else
Tip & Trik Visual Basic 6.0 19
Me.WindowState = 0
End If
End Sub
Untuk menjalankan kode program di atas, misalkan nama file executable
adalah Project1.exe, buka command prompt dan berikan perintah
Project1.exe ñstatus MAX.
10. Error Handling
Bagaimana implementasi penanganan kesalahan? Dan bagaimana
mendapatkan informasi yang bermanfaat terkait dengan kesalahan yang
terjadi? Apabila Anda ingin mendapatkan informasi detail mengenai
kesalahan yang berhasil ditangkap, gunakan method Err.
Dim dblRes As Double
On Error GoTo ErrHandler
' Ini akan menimbulkan kesalahan
' sehingga perlu di-trap
dblRes = 10 / 0
' Jika error, ini tidak akan dieksekusi
MsgBox ("Hasil: " & dblRes)
' Jika sukses, keluar dari blok
Exit Sub
ErrHandler:
' Misalkan kode kesalahan diketahui
If (Err.Number = 11) Then
MsgBox ("Pembagian dengan nol" & vbCrLf & _
"Kode Kesalahan: " & Err.Number & vbCrLf & _
"Deskripsi: " & Err.Description & vbCrLf & _
Tip & Trik Visual Basic 6.0 20
"Sumber: " & Err.Source)
Else
MsgBox ("Kode Kesalahan: " & Err.Number & _
"Deskripsi: " & Err.Description & vbCrLf & _
"Sumber: " & Err.Source)
End If
Dalam menangani kesalahan, tentunya tidak semua bagian kode
program harus diberi pernyataan On Error. Artinya, ada saatnya kita bisa
memanfaatkan fungsionalitas method. Sebagai contoh sederhana, ketika
ingin melakukan verifikasi terhadap suatu array, akan lebih baik
menggunakan method IsArray dibanding mendefinisikan On Error sebelum
kode verifikasi.
Bagaimanapun juga, mekanisme penanganan kesalahan memerlukan tambahan
alokasi memori. Artinya, penggunaan pernyataan On Error berbanding lurus
terhadap waktu eksekusi. Dengan kata lain, semakin banyak blok On Error di
suatu kode program, maka juga akan semakin lambat eksekusinya.
11. APIWin32
Bagian ini secara khusus akan menguraikan tip mengenal Application
Programming Interface (API) Windows, khususnya di platform 32-bit
(Win32). Ini dimaksudkan untuk lebih mendekatkan Anda dengan
fungsionalitas API Win32 dan juga terkait pembahasan-pembahasan
selanjutnya. Pada prinsipnya, API Win32 terdiri atas koleksi Dynamic- Link
Library (DLL) yang disebut DLL standar. Cara kerja DLL standar ini berbeda
dengan Componen Object Model (COM). Idealnya, saat mengeksekusi
method aplikasi berbasis COM, kita menggunakan COM untuk pemanggilan
prosedur yang tersedia. Di sisi lain, pada pendekatan DLL standar, kita
melakukan pemanggilan method secara langsung.
Tip & Trik Visual Basic 6.0 21
 Kelebihan API Win32
Sedikitnya ada dua kelebihan yang bisa didapatkan dari pendekatan API
Windows. Pertama, kita dapat memperluas fungsionalitas aplikasi, dan kedua
adalah meningkatkan performa aplikasi. Pada kenyataannya, DLL standar
mampu menghasilkan kode yang lebih cepat dan efisien.
 Fungsionalitas API Win32
API Win32 mengekspos tiga DLL utama yang mencakup beberapa
fungsionalitas spesifik, yaitu User32, Kernel32, dan GDI32. DLL User32
(user32.dll) mengelola menu, kontrolkontrol, dan kotak dialog Windows.
Kernel32 (kernel32.dll) menangani tugas-tugas sistem operasi dan operasi
level rendah, seperti manajemen memori, file, proses, waktu, dan kontrol
Comm. Sementara itu, DLL terakhir (gdi32.dll), menangani pemrosesan
grafik/gambar.
 Mendeklarasikan DLL
Ada dua tahap untuk mengimplementasikan DLL standar, yaitu deklarasi
dan pemanggilan method. Sintaks pernyataan deklarasi diperlihatkan seperti
berikut:
[Public|Private] Declare Function nama_fungsi _
Lib "nama_library" [Alias "nama_alias"] _
[(argumen)]
Apabila deklarasi dilakukan di level modul, gunakan access modifier Public,
sedangkan untuk level form, sebaiknya gunakan Private.
 Informasi dan Dokumentasi
Walaupun API Win32 berpotensi besar untuk menghasilkan aplikasi yang
kompleks, namun dokumentasinya sangat minim. Di Visual Basic, Anda bisa
memanfaatkan tool API Text Viewer untuk melihat daftar method, tipe,
serta konstanta yang tersedia. Shortcut tool ini tersedia di submenu
Tip & Trik Visual Basic 6.0 22
Microsoft Visual Basic 6.0 Tools, atau bisa juga diakses dari Add-in
Manager.
Apabila Anda sangat tertarik mendalami API Win32 dan kegunaannya,
Anda bisa mendapatkan dokumentasi API Win32 (Win32 Programmerís
Reference) alamat ftp.borland.com/pub/delphi/techpubs/delphi2/win32.zip.
Dokumentasi ini lebih detail karena menyertakan deskripsi serta beberapa
informasi tambahan.
Gambar 1.1 Menggunakan API Viewer
12. Menangguhkan Eksekusi
Dalam kasus tertentu, kita perlu sekali untuk menangguhkan eksekusi
kode, misalnya ketika melakukan sinkronisasi. Sayangnya, method yang
memiliki fungsionalitas seperti ini tidak tersedia di Visual Basic. Pada
Tip & Trik Visual Basic 6.0 23
kenyataannya, Anda bisa memanfaatkan timer untuk menangguhkan eksekusi
dan melanjutkan kembali dalam interval waktu tertentu. Namun, jika Anda
menginginkan pendekatan yang lebih praktis, gunakan API Win32.
' Untuk menangguhkan eksekusi
Private Declare Sub Sleep Lib "kernel32" ( _
ByVal dwMilliseconds As Long)
Private Sub Pause(ByVal sngDetik As Single)
' Menangguhkan eksekusi dalam (waktu) detik
Call Sleep(Int(sngDetik * 1000#))
End Sub
Sebenarnya Anda bisa langsung menggunakan method Sleep, tetapi
perlu diperhatikan, nilai argumennya adalah waktu dalam satuan milidetik.
Oleh karena itu, untuk lebih memudahkan penggunaan method Sleep, kita
membuat method Pause yang menerima argumen waktu dalam satuan detik.
Contoh penggunaan method Pause diperlihatkan sebagai berikut:
Dim i As Integer
For i = 1 To 200
Me.Caption = i
If i = 100 Then
' Tangguhkan eksekusi selama 5 detik
Me.Caption = "Berhenti 5 detik"
Pause (5)
End If
Next i
13. Mengatur Project Visual Basic
Setiap kali kita membuat project, IDE akan menciptakan file .vbp
yang berisi informasi-informasi penting. Adapun jika diperlukan, Anda juga
bisa melakukan pengaturan spesifik terhadap project, terlepas dari
Tip & Trik Visual Basic 6.0 24
pengaturan default.
 Mengatur Versi Aplikasi
Apabila Anda ingin mengubah ikon default yang ada di form, gunakan
properti Icon. Untuk menghasilkan tampilan yang proporsional, sebaiknya
ukuran ikon kurang lebih 14 x 14 pixel (picture element).
 Mengatur Versi Aplikasi
Untuk menandai aplikasi, sebaiknya Anda memberikan versi yang berbeda
di setiap versi rilis. Adapun cara yang praktis adalah dengan memanfaatkan
fitur IDE. Terlebih dahulu buka kotak dialog Project Properties dari menu
Project. Setelah itu, aktifkan tab Make, kemudian beri tanda centang di
bagian Auto Increment.
 Informasi Versi
Sebelum Anda mendistribusikan aplikasi, akan lebih baik jika Anda
memberikan informasi detail mengenai aplikasi. Langkah ini bisa Anda
lakukan dari tab Make di kotak dialog Project Properties. Pada bagian
Version Information, pilih Type informasi, kemudian isikan informasinya di
bagian Value.
Gambar 1.2 Informasi aplikasi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar